Musrembang Kecamatan Singosari Sukses Di Gelar, Pengolahan Sampah Menjadi Sorotan

Ekspos.id, Malang, — Musrembang (musyawarah perencanaan pembangunan) kecamatan singosari sukses di gelar pada hari kamis, tanggal 29 januari 2026 di mulai pukul 09.00wib. Berlangsung di pendopo kecamatan Singosari Jalan Tumapel Kelurahan Pagentan Kecamatan singosari kabupaten malang.

Hadir dalam musrembang ini, Redam Guruh Krismantara SH (anggota DPRD fraksi PDIP), Saiful Rosyid, SE, MSi., (Anggota DPRD fraksi PKS), Wellem S.Sos., (camat singosari ), Kapten Arh Heri Widodo (Danramil 0818-26/singosari) Akp Supriyono (wakapolsek singosari), Tri Setyo Pambudi (Bapeda),para perangkat daerah, ka upt se singosari, kepala desa dan lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua LPMK se kecamatan singosari.

Guruh Krismantara SH anggota DPRD komisi 3 ini menyampaikan, seperti biasa kita menyesuaikan dengan regulasi yang jelas pembangunan harus tetap berjalan di kecamatan singosari ini, apalagi singosari salah satu kecamatan yang besar. Dan terkait pokir ini kita masukkan dulu ke usulan, semua usulan kita tampung dan harus sesuai kamus dan yang sesuai kita setujui anggarannya.

Karena adanya efek daripada efisiensi,  saya terencana kerja Perangkat daerah 2027 ada sekitar berapa usulan memprediksi kalau satu program saja satu kegiatan saja di luar pembangunan maupun non pembangunan ikut kita berikan rata-rata saja 100 juta dan kadang kalau pelatihan batik itu nggak sampai 40 juta.

Atau  pembangunan ada SMP 300 sampai 350 juta saya ambil rata-rata rendah saja kalau saya ambil rata-rata rendah 100 juta tiap program ini ada 119 usulan yang diusulkan setiap desa se-kecamatan Singosari maka akan ada 11 miliar miliar 11 miliar 900 juta atau 11, 9 m itu adalah untuk program yang usulan musrenbang, pungkasnya.

Sementara itu Wellem S.Sos selaku camat Singosari menyampaikan , dari hasil musyawarah desa dan kelurahan yang melibatkan 14 desa dan 3 kelurahan, terkumpul sebanyak 119 usulan pembangunan, terdiri atas 51 usulan bidang fisik dan 68 usulan bidang non fisik, ungkapmya.

Berbagai isu strategis turut menjadi sorotan, seperti penanganan stunting, pengolahan sampah, pencemaran lingkungan, kawasan kumuh dan mitigasi bencana, seluruh usulan tersebut di arahkan untuk memdukung visi Malamg Makmur berkelanjutan.

Dengan semangat kebersamaan, singosari bergerak maju demi pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat, tutupnya. (Nng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *