
Ekspos.id, Sampang – Parade Band Legend Madura, yang digelar oleh Komunitas Band Sampang (KBS) bukan hanya memancing minat ribuan pengunjung untuk menyaksikan langsung penampilan 15 band legend se-Madura.
Namun daya tarik lain yang menambah kegairahan untuk disaksikan, terutama bagi kalangan penikmat musik era 80-an adalah konser salah satu band rock legendaris yang dimiliki Bangkalan, Sampang, Pemekasan dan Sumenep yang menampilkan artis dari Grup Saltis, dan sengaja diundang panitia agar ikut andil menghibur penonton yang berada di taman Gor Sampang,Sabtu (16/05/2026) malam.
Sementara ada 15 band legend se-Madura tampil dalam acara “Reuni Musisi Lintas Generasi se-Madura – Parade Band Legend Madura” dari band-band lintas generasi dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan hingga Sumenep dengan tampil bergantian.
Penampilan para musisi lawas itu sukses menghidupkan atmosfer kebersamaan dan menjadi hiburan bagi ratusan penonton yang hadir, yang membuat perhatian, dan yang ditunggu-tunggu penampilan dari musik rock legendaris asal Sumenep, Madura, yang mencatatkan sejarah emas dalam blantika musik cadas Indonesia pada era 1990- yaitu dari Grup band Saltis, Encung Hariyadi yang membawa sebuah lagunya “Sadar”.

Sementara Rudi Setiadi pembina KBS, sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh teman-teman musi-musi Sampang bisa mengumpulkan para Band Legend yang ada di Madura.
Dan kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wadah peningkatan bakat, kreativitas, dan penyaluran aspirasi seni bagi generasi muda serta bisa menjadi rauang positif atau tempat peningkatan kemampuan bagi anak-anak muda,”ucapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa ini menjadi obat kerinduan bagi para pecinta musik di Sampang.
“Ada kerinduan terhadap ekosistem musik di Sampang yang sudah lama hilang. Acara kemarin menjadi obat rindu bagi teman-teman musisi,”ungkapnya.
“Kami berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat kembali menghadirkan ruang kreatif dan kegiatan seni bagi generasi muda.
Sementara itu, Muhammad Ilyas, Manajer KOPI The Legend asal Sumenep, menilai kegiatan lintas generasi tersebut penting untuk mempertemukan musisi senior dengan generasi muda di era digital serta menjadi alat sebagai selaturahmi antara musi-musi yang ada di Madura pada umumnya.
Perlu diketahui bahwa antara generasi sekarang dengan masa dulu tidak sama karena generasi senior atau dulu kuat di idealisme dan genre musiknya, sementara generasi muda kuat di inovasi dan digitalisasi. Dan ini perlu keduanya dipertemukan,”ungkapnya.
Acara ditutup dengan penampilan kolaborasi seluruh musisi membawakan lagu “Rumah Kita” milik God Bless yang disambut meriah penonton.
