Musda APPSI Kota Malang Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru 2026–2031

Ekspos.id, Malang, — Asosiasi Pedagang Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Malang resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) yang dirangkaikan dengan pengukuhan dan pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APPSI Kota Malang periode 2026–2031 pada hari senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Transformasi Pasar Tradisional Menuju Pusat Ekonomi Rakyat yang Modern, Berdaya, dan Berkelanjutan.”

Acara berlangsung di Boro Bugis, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, mulai pukul 10.00 WIB dengan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus APPSI dari berbagai daerah.

Sejumlah tamu undangan yang hadir di antaranya H Ngadiran (pendiri APPSI pusat), Unsur Muspika Pakis, APPSI Pusat H Ahmad Zaini MA, Ir Adi Sucipto ( sekretaris  APPSI Jawa Timur,) Ketua APPSI Kota Batu, Ketua APPSI Jombang, Ketua APPSI Tegal, Ketua APPSI Blitar, Adonis Fatsun ( Disperindag kota malang), Suwaji ( Kades Saptorenggo) serta para tokoh dan relawan yang turut memberikan dukungan terhadap kemajuan organisasi pedagang pasar  tersebut.

Suasana semakin semarak saat pembukaan acara diawali dengan penampilan Tari Topeng Bapang yang dibawakan Sanggar Budaya Sekar Kedoya. Pertunjukan budaya tersebut menjadi simbol pelestarian kearifan lokal sekaligus penyambutan bagi para tamu yang hadir.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta dan undangan yang telah mendukung terselenggaranya Musda APPSI Kota Malang.

Seluruh peserta kemudian bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan Mars APPSI, menandai dimulainya agenda resmi organisasi.

Puncak acara ditandai dengan prosesi pelantikan kepengurusan baru DPD APPSI Kota Malang periode 2026–2031 oleh Ketua DPW APPSI Jawa Timur, H. Ahmad Zaini. Dalam pelantikan tersebut, H. Imam Subakir resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD APPSI Kota Malang untuk lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, H. Imam Subakir menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen menjadikan APPSI Kota Malang sebagai wadah yang mampu memperkuat posisi para pedagang pasar tradisional agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kerakyatan.

“Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab besar. Kami berharap seluruh pengurus dapat bekerja bersama untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang serta mewujudkan pasar tradisional yang lebih modern, tertata, dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Sementara itu, pendiri APPSI, Ngadiran sekaligus dewan pembina APPSI, dalam sambutannya berharap kepengurusan yang baru dapat segera beradaptasi dan membangun sinergi dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya.

Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam memperjuangkan kepentingan para pedagang sekaligus mempercepat transformasi pasar tradisional sebagai pusat ekonomi rakyat yang mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Melalui kepengurusan baru dan semangat transformasi yang diusung dalam Musda kali ini, APPSI Kota Malang diharapkan mampu menjadi motor penggerak pemberdayaan pedagang sekaligus mendorong pasar tradisional tetap menjadi pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah. (Nng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *