Ekspos.id, Sumenep, — Puncak Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah ke-234 di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Ahad (19/7/2026), mendapat perhatian pemerintah pusat. Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, hadir mewakili Presiden RI untuk memberikan sambutan di hadapan ratusan ribu jamaah yang memadati lapangan utama pondok pesantren.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf dari Presiden RI Prabowo Subianto yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan agenda kenegaraan di luar negeri.
“Presiden menyampaikan salam hormat kepada seluruh keluarga besar Tarekat Tijaniyah. Beliau sangat mendukung penyelenggaraan Idul Khotmi Nasional ke-234 di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan. Namun karena sedang melaksanakan tugas kenegaraan di luar negeri, beliau belum dapat hadir secara langsung,” ujar Zulkifli Hasan.
Di hadapan para ulama, masyayikh, muqaddam, habaib, syurafa, serta jamaah ikhwan dan akhawat dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara, Zulkifli Hasan mengapresiasi penyelenggaraan Idul Khotmi Nasional sebagai majelis dzikir yang tidak hanya memperkuat spiritualitas umat, tetapi juga menjadi perekat persatuan bangsa.
Menurutnya, Tarekat Tijaniyah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai persaudaraan, kedamaian, dan kebersamaan yang sejalan dengan semangat pembangunan nasional.
“Selamat atas terselenggaranya Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah ke-234. Mohon doa dari para kiai, para masyayikh, dan seluruh jamaah agar bangsa ini mampu melanjutkan cita-cita para ulama pendiri bangsa, sehingga Indonesia menjadi bangsa yang semakin maju, adil, dan sejahtera,” ucapnya.
Zulkifli Hasan juga mengajak seluruh jamaah untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk mewujudkan ketahanan pangan nasional sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pemerintah terus bekerja menjaga stabilitas pasokan pangan di seluruh Indonesia agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Alhamdulillah, kondisi pangan nasional dalam keadaan aman. Persediaan beras, telur, ayam, ikan, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya cukup tersedia. Insya Allah masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah terus bekerja agar ketahanan pangan nasional tetap terjaga,” tegasnya.
Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan RI pada puncak Idul Khotmi Nasional ke-234 menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah dan kalangan pesantren dalam membangun bangsa. Ribuan doa yang dipanjatkan dalam majelis tersebut diharapkan menjadi ikhtiar spiritual untuk menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mendorong Indonesia menjadi negara yang maju, aman, dan sejahtera.