Ekspos.id, Pamekasan, — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pamekasan mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Ketua DPC PPP Pamekasan, Ra Bakir Hasan, memasang target tinggi: mengembalikan kejayaan partai berlambang Ka’bah dengan membidik 14 kursi DPRD Kabupaten Pamekasan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Target tersebut disampaikan dalam agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PPP dari 13 kecamatan se-Kabupaten Pamekasan yang digelar di Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren Darut Tauhid Al-Islami Al-Hasani, Palpettok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Minggu (16/8/2026).
Musancab bukan sekadar agenda rutin organisasi. Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi untuk menghidupkan kembali struktur partai hingga tingkat kecamatan sekaligus memperkuat basis politik PPP menjelang pertarungan elektoral 2029.
Ra Bakir Hasan menegaskan, PPP harus kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Pamekasan.
Menurutnya, target 14 kursi DPRD bukan sekadar angka, melainkan simbol tekad untuk mengembalikan posisi PPP sebagai salah satu kekuatan politik utama di Kabupaten Pamekasan.
“PPP harus mampu membawa perubahan, kesejahteraan bagi rakyat, sekaligus kemajuan bagi partai. Seluruh kader harus solid,” tegas Ra Bakir.
Terbuka untuk Semua Kalangan
Dalam konsolidasi tersebut, Ra Bakir juga menegaskan bahwa PPP terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Partai berlambang Ka’bah, kata dia, tidak membatasi diri berdasarkan latar belakang organisasi maupun kelompok tertentu.
Masyarakat dari berbagai kalangan, mulai generasi Z, tokoh masyarakat, pengusaha, pemuda hingga kelompok masyarakat lainnya, memiliki ruang untuk bersama-sama membangun PPP.
Semangat keterbukaan tersebut juga diperkuat dengan keberadaan sejumlah organisasi sayap PPP, seperti Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK), Angkatan Muda Ka’bah (AMK), Gerakan Muda Pembangunan Indonesia (GMPI), serta Wanita Persatuan Pembangunan (WPP).
Ra Bakir berharap seluruh elemen tersebut tidak sekadar menjadi atribut organisasi, tetapi benar-benar bergerak dan bekerja untuk memperkuat partai.
“Semua mesin organisasi harus hidup, solid dan kompak untuk memajukan PPP, agar kembali ke Senayan dan target 14 kursi DPRD bisa kita raih,” ujarnya.
Konsolidasi dari Bawah
Musancab 13 kecamatan dinilai menjadi langkah awal untuk membangun fondasi politik PPP dari tingkat bawah. Struktur partai diharapkan mampu bekerja lebih terorganisir, dekat dengan masyarakat dan responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Kekuatan PPP, menurut Ra Bakir, tidak boleh hanya dibangun ketika momentum pemilu tiba. Sebaliknya, mesin partai harus bekerja secara berkelanjutan melalui kegiatan sosial, pengabdian kepada masyarakat serta penguatan komunikasi dengan konstituen.
Dengan konsolidasi yang semakin solid, PPP Pamekasan optimistis mampu menghadapi agenda politik mendatang dengan kekuatan yang lebih terstruktur.
PPP Pamekasan Luncurkan Website Resmi
Selain memperkuat struktur organisasi, DPC PPP Pamekasan juga mulai membangun keterbukaan informasi melalui peluncuran website khusus DPC PPP Kabupaten Pamekasan.
Website tersebut diharapkan menjadi ruang informasi bagi masyarakat dan konstituen untuk mengetahui berbagai aktivitas serta agenda PPP Pamekasan.
Tak hanya kegiatan partai, platform tersebut juga diarahkan menjadi sarana untuk melihat dan mengontrol kinerja para fungsionaris partai, termasuk anggota DPRD Pamekasan dari Fraksi PPP.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PPP Pamekasan untuk membangun politik yang lebih terbuka dan dekat dengan masyarakat.
Website itu telah diluncurkan oleh Ketua DPW PPP Jawa Timur, H. Arif Winarko, dan dinyatakan mulai dapat digunakan.
Ke depan, seluruh kegiatan PPP Pamekasan akan dipublikasikan melalui website tersebut. Di saat yang sama, DPC PPP juga tetap membuka ruang kolaborasi dengan media cetak, media online maupun media elektronik.
Bagi PPP Pamekasan, konsolidasi organisasi dan keterbukaan informasi menjadi dua sisi penting dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat.
Target 14 kursi DPRD Pamekasan kini telah dicanangkan. Tantangannya adalah bagaimana target tersebut diterjemahkan menjadi kerja nyata, kaderisasi yang kuat, serta kehadiran PPP yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Musancab 13 kecamatan pun menjadi titik awal. Dari Pamekasan, partai berlambang Ka’bah kembali mencoba menyalakan mesin politiknya—dengan satu ambisi besar: bangkit, solid, dan kembali berjaya pada Pemilu 2029.