Bupati Baddrut Tamam Targetkan Pemkab Pamekasan Mampu Berdaya Saing dengan Kabupaten maju di Indonesia 

Ekspos.id, Pamekasan, – Komitmen akan membawa Kabupaten Pamekasan agar mampu bersaing dengan Kabupaten/ Kota maju di Indonesia terus digencarkan oleh Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam. Selasa (03/01/2022)

Hal ini selalu ia sampaikan hampir disetiap pertemuan dan terus tertanam kuat menjelang akhir jabatannya. Pihaknya saat ini menargetkan Kabupaten Pamekasan masuk dalam 10 besar tingkat kesejahteraan rakyatnya se Jawa Timur.

“Kita targetkan menjadi kabupaten 10 besar di Jawa Timur tingkat kesejahteraannya. Indikatornya jelas, kita baru kemarin menjadi 10 kabupaten terinovasi di Indonesia, sebelumnya kita ingin menjadi kabupaten inovatif itu berat,” kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. 

Kader terbaik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengungkapkan, produk domestik regional bruto (PDRB) Kabupaten Pamekasan mengalami progres yang positif. Artinya, belanja dan tingkat kesejahteraan masyarakatnya semakin bagus, apalagi ketika program universal health coverge (UHC) nanti berjalan yang dijadwalkan mulai 7 Januari 2023, karena masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya kesehatan.

“Selama empat tahun saya dipertanyakan kenapa pak bupati inovasi-inovasi terus, sampai buat mars inovasi, serta pemerintahannya yang berbeda dengan sebelumnya. Alhamdulillah, legitimasi dan penghargaan dari banyak pihak sudah nyata kita rasakan menjadi kabupaten berdaya saing,” tandasnya.

Bupati dengan segudang prestasi ini menyampaikan terima kasih kepada forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), camat hingga kepala desa yang telah bekerja luar biasa untuk bersama-sama membawa Pamekasan menjadi kabupaten terinovatif di Indonesia.

“Ayo kita berkolaborasi, bawa kabupaten ini menjadi kabupaten hebat yang berdaya saing, rajja, bajra tor parjugha. Terima kasih semuanya, kita semua berkomitmen mau mendorong pemerintahan bersih, karena kita pondasinya mau berkontribusi kepada agama, bangsa dan negara,” pungkasnya.*( Hanafi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *