Di Hari HUT-Ke 48 Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Zyn (RSMZ) Sampang, Menggelar Baksos Bibir Sumbing dan Soft Opening Cath Lab

Oleh: Ekspos.id 09/03/2024

Ekspos.id, Sampang – Sudah mencapai 48 tahun Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Zyn (RSMZ) Kabupaten Sampang, dan banyak kemajuan dalam melayani masyarakat Sampang, sehingga dari luar daerah kabupaten Sampang banyak datang untuk merasakan fasilitas yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Zyn (RSMZ).

Didalam menyambut usianya yang hampir mendekati setengah abad ini, RSMZ Kabupaten Sampang ini menggelar Baksos Bibir Sumbing dan Soft Opening Cath Lab atau yang dikenal Layanan kateterisasi jantung, Jum’at (08/03/2024).

Direktur Utama Rumah Sakit dr. Mohammad Zyn dr. Agus Akhmadi menyampaikan bahwa RSMZ terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal.

Di usianya yang hampir setengah abad, RSMZ juga terus berinovasi salah satunya dengan melakukan soft opening layanan Cath Lab.

Penyediaan layanan katerisasi jantung tersebut merupakan bagian dari inovasi untuk menambah fasilitas layanan yang belum ada di RSMZ,”ucap dr. Agus Akhmadi dalam acara peringatan HUT (RSMZ), Jum’at (08/03/2024).

Agus juga menyampaikan bahwa layanan tersebut juga telah disiapkan baik alat maupun dokter yang akan menangani pasien yang memiliki permasalahan jantung.
Dan saat ini jumlah BOR (Bed Occupancy Rate) di RSMZ sangat tinggi sehingga rencana relokasi ke tempat yang lebih memadai sangat penting,”ucapnya.

Menurutnya sering terjadi penumpukan pasien di IGD bahkan lokasi yang dulunya dijadikan tempat isolasi juga digunakan ruang transit karena saking menumpuknya pasien.

“Kami berharap proses relokasi akan berjalan lancar dan sesuai dengan harapan bersama,” harapnya.

Sementara itu, Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto, S.Sos. MA, MSE menyampaikan bahwa d ulang tahun ke 48 RSMZ menjadi modal untuk naik kelas.

Terlebih, pendapatan RSMZ dari tahun ke tahun mengalami tren kenaikan, dan pelayanannya juga semakin bagus seiring dengan inovasi yang ditorehkan.

Pihaknya mengapresiasi adanya Layanan Cath Lab yang menjadi inovasi untuk pasien jika mengalami penyumbatan pembuluh pada jantung sehingga sehingga tidak perlu dengan operasi bedah.

“Inovasi demi inovasi ditorehkan oleh RSMZ, sehingga kepercayaan masyarakat sangat tinggi, terbukti dengan tingginya jumlah BOR, hingga pasien sering kesulitan mendapat ruang rawat inap,” ujarnya.

Dari hal itu sehingga diperlukan upaya relokasi RSMZ ke tempat yang lebih memadai sehingga cita – cita mewujudkan sebagai rumah sakit rujukan se Madura bisa tercapai.

“Kami akan terus memperjuangkan upaya relokasi RSMZ, dan diharapkan juga dengan berbagai upaya bisa naik ke tipe A,” pungkasnya.