Gus Firman : Jangan Biarkan Iran Sendirian

Ekspos.id, Surabaya — Di tengah bergeloranya perang Iran Vs Amerika-Israel, Firman Syah Ali (Gus Firman), Ketua Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK), mengaku terkejut melihat nyaris tidak ada pejabat negara dan tokoh bangsa Indonesia yang menyampaikan duka cita atau komentar terhadap wafatnya Khamenei. Menurutnya, Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia memiliki basis nilai solidaritas yang kuat dan ketidakhadiran suara resmi di isu besar internasional ini patut mendapat perhatian publik yang lebih luas.

Gus Firman, mengaku heran kenapa nyaris tidak ada pejabat negara dan tokoh bangsa Indonesia yang ucapkan duka cita atas wafatnya Sayyid Ali Khamenei.

“Saya amati media, nyaris tidak ada pejabat maupun tokoh yang ucapkan duka cita atas wafatnya Sayyid Ali Khamenei. Ada dua kemungkinan, takut diciduk oleh Trump, atau takut dituduh Syiah” ucap aktivis 98.

Ia menegaskan tak perlu takut siapapun untuk sampaikan duka cita kepada pemimpin negara lain yang sedang terkena musibah.

“Iran itu sedang terkena musibah, pemimpin tertingginya meninggal dalam perang. Kenapa hanya MUI dan mantan Wapres yang ucapkan duka? Saya Firman Syah Ali, saya sunni bukan syiah, saya mengucapkan duka cita mendalam atas wafatnya Sayyid Ali Khamenei. Semoga beliau mulia di sisi Allah SWT dan semoga bangsa yang ditinggalkannya diberi kemenangan” lanjut sesepuh Madura.

Ia juga mengajak bangsa-bangsa di dunia untuk jangan membiarkan Iran sendirian.

“Kepada bangsa-bangsa di dunia, ayo jangan biarkan Iran sendiran, hadirlah walau sekedar doa. Ini masalah kemanusiaan, kebenaran dan keadilan universal, bukan masalah antar agama” pungkas tokoh NU. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *