H Madut Bersikap Kooperatif Terhadap Polisi Dalam Buntut Perseteruan Dengan Anggota Dewan

Ekspos.id, Sampang – Buntut perkataan yang tidak pantas dan tidak patut dilontarkan oleh seorang pejabat publik, figur yang sekarang masih aktif menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, yakni Fauzan Adima.

Pasalnya oknum politisi dari fraksi partai Gerindra tersebut sering melontarkan “ujaran” tidak sedap dan telah menyinggung rumah tangga dari salah seorang tokoh masyarakat Desa Tambelangan, (H Madut) pada Juli 2023 lalu.

Seperti diketahui, nama Fauzan Adima dan H Madut hingga saat ini masih ramai diperbincangkan.

Lantaran sikap oknum anggota dewan tersebut yang dinilai angkuh dan selalu menghujat, pihak keluarga H Madut pun merasa resah atas ucapan Fauzan Adima, yang dinilai kurang senonoh.

Madut mengungkapkan, pada saat itu pihak keluarganya secara spontanitas setelah mendengar kabar tersebut segera mendatangi rumah Fauzan Adima.

Berniat menjalin silaturahmi keluarga Madut mendatangi rumah anggota dewan untuk klarifikasi kebenarannya terkait isu kabar tersebut. Mengetahui bahwa keluarga Madut mendatangi rumah Fauzan Adima, dan ditakutkan adanya sesuatu hal yang tidak diinginkan H Madut bergegas menyusul keluarganya sembari menghubungi Aparat Penegak Hukum setempat.” Ucap H Madut pada awak media.

Sesampainya di rumah oknum anggota DPR itu, yang berada di pinggir jalan raya Jrengik, dirinya maupun keluarga tidak dapat bertemu langsung untuk bertatap muka, dikarenakan sudah banyak polisi yang bertugas menjaga rumah Fauzan Adima. Hingga akhirnya Madut bersama keluarga kembali pulang tanpa adanya penyelesaian.

Dan lucunya lagi, atas kedatangan Madut bersama keluarga pada saat itu, kini pihaknya dilaporkan ke polisi atas pengrusakan rumah dari Fauzan Adima.” Sembari tersenyum H Madut bercerita, “masak iya sih mas la wong mau masuk ke rumahnya aja susah, karena adanya penjagaan polisi bersenjata lengkap saat itu, apalagi sampai merusak,” imbuhnya.

Atas dasar laporan yang dilayangkan oleh pihak Fauzan Adima terhadap dirinya, hari ini Rabu (13/09/2023), H Madut mendatangi Mapolres Sampang, untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Ia akan bersikap kooperatif demi mempermudah dan memperlancar jalannya tim penyidik unit 2 Pidana Ekonomi Satreskrim Polres Sampang.

“Namun apabila dirinya setelah menjalani proses hukum dan terbukti tidak bersalah, Madut berjanji akan menuntut balik atas dugaan pencemaran nama baik,” tegasnya.(j/l)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *