Himpunan Pedangang Pasar Srimangunan (HPPS) Kawal Pendataan Para Pedagang Yang Dilakukan Diskoprindag Sampang Dan Para Timnya

Kepala Disperindag saat memberikan sosialisasi langsung kepada Pedangang Pasar Srimangunan

Ekspos.id, Sampang – Diskoprindag Sampang lakukan melakukan sosialisasi dan pendataan pedagang pasar Srimangunan blok C1 untuk relokasi, Kamis (10/08/2023) dengan menggadeng TNI, Polri dan Pol PP.

Kepala Diskoprindag setempat Chairijah menjelaskan bahwa 4 tim itu melakukan pendataan bahwa pedagang akan segera dilakukan relokasi ke pasar baru yakni di pasar Margalela, Rongtengah dan pasar sore degedek.

“Kami bersama 3 tim yaitu TNI&Polri dan Pol PP, untuk melakukan sosialisasi sekaligus pendataan para pedagang yang akan di relokasi,” katanya.

Ia menyampaikan pendataan dilakukan para pedagang yang ada di luar gedung pasar dan di pasar ikan.

“Pendataan dilakukan kurang lebih sekitar 600 pedagang di pasar Srimangunan untuk dilakukan relokasi,” ucapnya.

Chairijah mengaku bahwa para pedagang sebagian besar menyetujui akan adanya relokasi ini.

“Kami kan turun langsung melakukan sosialisasi dor to dor ke para pedagang, mayoritas mereka menyetujui adanya relokasi ini,” ucapnya.

Terkait tahapan relokasi, pihaknya melakukan undian lapak untuk para pedagang menempati pasar Margalela yang rencananya akan dilakukan pada 25 Agustus mendatang dan bagi yang gak mau mengambil undian, kami tidak bisa bertanggung jawab.

” Sosialisasi dan pendataan ini kami harus turun langsung, karena kami tidak menginginkan pelaku usaha meninggalkan dagangannya dan membiarkan para pedagang dengan aktivitasnya. Terkait tahapan kita sebagai aparat melakukan jemput bola dengan melakukan pengundian di tempat pada 25 Agustus, selanjutnya tahapan itu dengan melakukan pengecekan di tempat yang baru,” jelas Chairijah.

Terkait para pedagang, Kepala Diskoprindag ini berkeinginan untuk melakukan pelatihan untuk para pedagang yakni pelatihan digitalisasi.

“Karena sekarang era pasar global sistemnya pasar mereka juga ada ojol dan sebagainya kita lakukan semacam pelatihan digitalisasi, bisa pesan lewat online,” ucapnya.

Sementara Bendahara Himpunan Pedangang Pasar Srimangunan (HPPS) Junaidi saat mengawal petugas dalam pendataan pedagang menyampai bahwa apa yang dilakukan para petugas itu sangat merespon baik karena banyak para Pedangang yang mempunyai lapak atau kios sebagian berubah nama pemilik, ini sangat perlu untuk pendataan ulang agar nanti saat akan mengrelokasi para Pedangang tidak kacau dan menjadikan pertimbangan dalam rencana Relokasi nantinya.

Selain itu saya liat pasar sudah Overload jadi pemerintah harus mencarikan jalan terbaik untuk Pedangang yang ada di pasar Srimangunan,”ungkapnya.

Dan saya harap kepada pemerintah agar program yang akan di luncurkan benar- benar untuk menunjang kemajuan para Pedangang yang ada di tempat yang baru nantinya, dan semoga perekonomian di Sampang lebih meningkat,”harapnya.(Elly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *