Kado indah Buat Kabupaten Sampang Untuk Akhir Tahun 2022, Dengan Pecahkan Rekor Muri

Saat Bupati Sampang menerima penghargaan dari tim Muri

Ekspos.id, Sampang – Dalam rangkaian hari jadi Kabupaten Sampang, Persatuan Senam Indonesian (Persani) adakan Olahraga yang bertajuk Senam Sehat Sampang Hebat bermartabat (SSHB) dengan mendapatkan rekor muri Dunia terbanyak peserta senam dengan diikuti oleh 10.399 peserta di Kota Sampang, Senin (26/12/2022).

Rekor Muri tersebut tercatat diikuti oleh puluhan ribu peserta yang terdiri dari berbagai unsur diantaranya ASN SE Kabupaten Sampang meliputi Guru, PKK, Dharma Wanita, Bhayangkari, Persit, OPD dan Organisasi Kemasyarakatan dan Kepemudaan.

Bupati Sampang Slamet Junaidi saat menerima rekor muri mengatakan bahwa pencapaian didukung dengan rasa memiliki dan juga kebersamaan. Maka dari itu harus ber sama sama memiliki dan membangun Sampang.

“Harapan kami dari senam itu, karena ada kesamaan gerakan, maka ada kesamaan juga persepsi dan tujuan untuk membangun Kabupaten Sampang bersama – sama, bukan cuma saya, birokrasi. Akan tetapi seluruh masyarakat Kabupaten Sampang, itulah, gerakan senam tadi itu adalah gerakan kebersamaan,”Ucap Bupati H. Slamet Junaidi, Senin (26/12/2022).

Pemecahan Rekor MURI Senam Sampang Hebat Bermartabat dengan peserta terbanyak bukan hanya meraih penghargaan, menurutnya semangat kebersamaan yang terbangun harus terus dirajut untuk membangun Kabupaten Sampang.

“Kita semuanya satu keluarga, satu persepsi dan pergerakan untuk bersama membangun Kabupaten Sampang,” ucapnya.

Ia berharap Kabupaten Sampang terus terbranding positif dan lebih baik baik di kalangan masyarakat Jawa Timur dan Nasional.

“Kami selalu katakan di setiap kesempatan bagaimana membangun citra positif agar orang banyak datang ke Sampang, investor masuk sehingga berdampak pada peningkatan sektor perekonomian,” ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan mengatakan senam dengan gerakan kesamaan hebat bermartabat yang memecahkan rekor mori ini nantinya akan menjadi rujukan senam OPD saat hari Jum’at.

“SSHB di ikuti oleh 10 ribu peserta lebih, yang nantinya akan menjadi senamnya Sampang secara resmi di semua OPD khsuusnya pada hari Jum’at,” kata Sekda.

Dijelaskan Yuliadi, meski senam di ikuti oleh antar OPD, namun pelayan kesehatan dan pendidikan tetap berjalan seperti biasa.

“Meski ikut semua, pelayanan kesehatan pendidikan dan pelayanan lainnya tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Dan perlu diketahui kegiatan ini tidak memakai anggaran dari pemerintah, ini murni dari kreativitas Persani, pemerintah haya mengsepot dan mendukun untuk kelancaran kegiatan ini,” pungkas Sekda.(Elly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *