KKN UIN Madura dan Masyarakat Plakpak Bangun Penerangan Jalan Poros Desa

Oleh: ekspos.id 22/08/2026

Sinergi Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa, dan Madas Nusantara Wujudkan Jalan Desa Lebih Terang dan Aman

Ekspos.id, Pamekasan, — Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Perangkat desa, tokoh masyarakat, warga, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, serta Madas Nusantara berkolaborasi membangun penerangan di sepanjang jalan poros desa.

Program tersebut menjadi langkah nyata untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama bagi warga yang masih beraktivitas dan melintas di jalan desa pada malam hari.

Sebanyak 20 unit lampu penerangan jalan dipasang dalam program tersebut. Dari jumlah itu, 10 unit merupakan lampu tenaga surya, sementara 10 unit lainnya menggunakan sistem listrik berkabel.

Penggunaan dua jenis penerangan tersebut merupakan penyesuaian terhadap kondisi anggaran. Meski demikian, keterbatasan dana tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk menghadirkan fasilitas penerangan bagi kepentingan bersama.

Menariknya, seluruh pendanaan program berasal dari swadaya masyarakat Desa Plakpak. Hal itu menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur desa tidak selalu harus menunggu program pemerintah, tetapi dapat diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong masyarakat.

Proses pemasangan dilakukan secara bersama-sama. Perangkat desa, warga, dan mahasiswa KKN terlibat mulai dari survei lokasi, menentukan titik pemasangan, menyiapkan kebutuhan teknis hingga pemasangan tiang dan lampu.

Ketua Panitia Program Penerangan Jalan, Moh Tomi, mengatakan program tersebut merupakan hasil musyawarah dan kesepakatan bersama antara masyarakat, perangkat desa, dan mahasiswa KKN.

“Alhamdulillah, program ini bisa terealisasi berkat semangat gotong royong warga. Meskipun ada penyesuaian jumlah dan jenis lampu karena keterbatasan dana, kami berharap penerangan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat, terutama untuk keamanan jalan di malam hari,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada perangkat desa dan seluruh warga yang telah memberikan dukungan terhadap program tersebut.

Sementara itu, Koordinator Program, Hafidz Royhan M, menilai kegiatan tersebut bukan sekadar pemasangan lampu, melainkan menjadi contoh nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan di tingkat desa.

“Kami dari mahasiswa KKN sangat terbantu dengan antusiasme warga selama proses survei hingga pemasangan. Ini bukan hanya soal penerangan jalan, tapi juga bukti nyata kolaborasi antara desa dan kampus dalam membangun desa,” katanya.

Hal senada disampaikan Koordinator Desa (Kordes) KKN UIN Madura Desa Plakpak, Ishak. Menurutnya, program penerangan jalan menjadi salah satu bukti bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat dapat menghasilkan program yang memiliki manfaat langsung.

“Program penerangan jalan ini menjadi salah satu bukti bahwa sinergi antara mahasiswa dan masyarakat bisa menghasilkan perubahan nyata. Semoga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga Desa Plakpak,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari DPK Pegantenan Madas Nusantara. Ketua Madas Nusantara, Fadha, bersama Sekretaris Lutfi Risal, turut memberikan arahan dalam pelaksanaan program tersebut.

Fadha mengapresiasi kekompakan mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Plakpak yang mampu mengubah keterbatasan menjadi sebuah gerakan nyata untuk kepentingan bersama.

“Saya sangat mengapresiasi kekompakan mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Plakpak dalam mewujudkan program ini. Semoga penerangan jalan ini menjadi berkah dan bermanfaat, serta menjadi contoh bahwa dengan gotong royong, keterbatasan dana bukan halangan untuk berkarya bagi desa,” pesannya.

Dengan terpasangnya penerangan di sejumlah titik jalan poros desa, masyarakat berharap aktivitas malam hari, baik kegiatan ekonomi, sosial maupun keagamaan, dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.

Penerangan tersebut juga diharapkan mampu mengurangi kerawanan di sepanjang ruas jalan yang sebelumnya minim pencahayaan.

Program ini sekaligus menjadi salah satu program unggulan KKN UIN Madura di Desa Plakpak. Lebih dari sekadar memasang lampu, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa ketika kampus, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan warga duduk bersama, persoalan sederhana di desa pun dapat diubah menjadi gerakan pembangunan yang nyata.

Gotong royong akhirnya bukan sekadar slogan. Di Plakpak, ia diwujudkan dalam cahaya yang menerangi jalan dan menjadi simbol kepedulian bersama terhadap desa. (fiqi)