Ekspos.id, Yokjakarta — Kyai Nyamplung: Selamat Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026
Bersahaja dan Terus Optimis untuk Indonesia Yang Berkah
Kyai Nyamplung (KH. Beny Susanto, S.Ag, MSI, Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan, Dewan Pembina PW Pagar Nusa NU DIY dan Wakil Katib Syuriah PWNU DIY Bidang Ekonomi-Pembangunan) mengucapkan selamat Hari Natal dan menyongsong Tahun Baru 2026 dengan bersahaja, terus menanam pohon nyamplung, kebajikan dan optimis. PW Pagar Nusa NU DIY optimis perayaan Hari Natal 2025 yang bertemakan “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” akan berlangsung dengan aman, penuh makna dan berkah bagi umat Kristen-Katholik yang merayakan, semua umat dan bangsa Indonesia. Manusia yang sabar, bersyukur tidak hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui ritual secara vertikal tetapi secara horizontal, dalam ikatan sosial, bangsa dan negara. Berbagi kasih, menanam kebajikan, pohon nyamplung dan cinta kepada sesama menjadi ekspresi iman yang fundamental dalam menjaga persaudaraan, persatuan dan kesatuan.
Terima kasih Presiden Prabowo Subianto-Wapres Rakabuming Raka dan jajaran pemerintah serta berbagai stakeholder yang terus berkarya untuk kedamaian yang menjadi rahmat, berkah Indonesia menuju jalan kemajuan. Berbeda dengan sejumlah negara seperti Yaman, Palestina-Hamas-Israel, Ukraina-Rusia yang terjerembab dalam pusaran konflik, permusuhan bisa jadi menjauh dari berkah dan rahmat Tuhan. Oleh karena itulah anugerah aman dalam kebhinekaan suku, agama, ras dan kepercayaan dalam bingkai NKRI menjadi nikmat yang patut untuk terus disyukuri seluruh anak bangsa. Bersabar dan bersyukur adalah dua sikap utama yang saling berkelindan sehingga tidaklah seseorang dianggap bersyukur sampai bisa berterima kasih kepada sesama, dengan tidak mencaci maki, mengadu domba dan tidak menyebar hoaks, kebencian-permusuhan.
Perbandingan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III 2025 sebesar 5,04%, China 4,8%, Inggris 0,1%, Jerman stagnan 0,2% dan Amerika Serikat 3% serta India 6,1-6,5%. Pada masa pandemi Covid-19 ekonomi Indonesia mengalami kontraksi -2,07% terus pulih dan tumbuh pada tahun 2021 sebesar 3,69% berkah kebersamaan berbagai stakeholder dan kerja sama yang baik. Sementara perekonomian DIY tumbuh 5,40% tahun dengan komposisi struktur, industry pengolahan (11,8%), kontruksi (10,31%), pertanian, kehutanan dan perikanan (10,18%). Pengeluaran rumah tangga berkontribusi terbesar 60,92%.
Semooga Allah SWT memudahkan, menolong Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Asta Cita, 8 misi program untuk mewujudkan visi, Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045. Kedelapan misi disusun dalam rangka memajukan Indonesia dari segala sisi. Mulai pengokohan ideologi, pertahanan, pangan, hingga toleransi antar umat beragama. Bukankah Perayaan Natal, Tahun Baru 2026 yang aman, damai menjadi bagian nikmat Indonesia bukan?
Yogyakarta, 23 Desember 2025
Hormat kami,
Kyai Nyamplung (KH. Beny Susanto, S.Ag, MSI, Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan dan Wakil Katib Syuriah PWNU DIY Bidang Ekonomi-Pembangunan). (Ben)
