Pemerintah Kabupaten Sampang Memastikan Rencana Pemotongan TPP ASN Pada 2026 Akibat Menurunnya Dana Transfer Pusat.

Ekspos.id, Sampang – Senin (01/12/2025), di HUT Korpri ke-54, Sekretaris Daerah Sampang, Yuliadi Setiawan saat menjadi inspektur upacara menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Sampang memastikan rencana pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN pada 2026 akibat menurunnya dana transfer pusat.

Yuliadi Setiawan juga menyebutkan kondisi itu terjadi setelah penurunan anggaran daerah mencapai Rp115 miliar. “Dengan berkurangnya transfer ke daerah total 115 miliar, itu signifikan banget, luar biasa,” ujarnya.

Menurutnya, penurunan pendapatan daerah otomatis berpengaruh pada struktur belanja. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat mempertahankan belanja seperti sebelumnya ketika pendapatan telah merosot. “Artinya ketika pendapatan turun, belanjanya mesti turun.
Ya otomatis kan,” jelasnya.

Yuliadi menjelaskan bahwa komponen belanja meliputi belanja modal, belanja barang, hingga belanja pegawai, termasuk TPP. “Belanja pegawai salah satunya TPP. Jadi otomatis mengalami penurunan,” ungkapnya.

Meski begitu, Pemkab Sampang tetap berusaha mempertahankan TPP agar tetap dapat diberikan meskipun nominalnya turun. “Alhamdulillah kita masih bisa memberikan TPP walaupun ada penurunan.
Bahkan ada daerah lain yang TPP-nya dihabiskan, dan itu boleh karena TPP bukan kewajiban,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Pemkab melakukan penganggaran secara proporsional agar pembangunan tetap berjalan.
“Anggaran itu kita proporsionalkan. Janji Pak Bupati untuk membangun infrastruktur tetap kita akomodir walaupun tidak bisa maksimal,” tuturnya.

Menurutnya, penurunan belanja modal dan infrastruktur tidak dapat dihindari, namun pemerintah tetap berupaya menjaga layanan publik. “Memang ada penurunan, tapi tetap kita jalankan sesuai kemampuan anggaran,” tambah Yuliadi.

Pemkab Sampang memastikan penyesuaian anggaran 2026 dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar keseimbangan fiskal tetap terjaga.

Penulis: CJ/ EL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *