Ekspos.id, Malang, — Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Malang Raya menggelar kegiatan silaturahmi dan santunan bersama Yayasan Nurul Izzah. Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini digelar di Cafe Jeep, Jalan Ki Ageng Gribig No. 100, Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, mulai pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para awak media yang tergabung dalam PWMOI, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para santri dan santriwati Yayasan Nurul Izzah Kota Malang. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antarinsan pers, tetapi juga bentuk kepedulian sosial kepada sesama.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan agar insan pers senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan tugasnya. Selanjutnya, ketua panitia menyampaikan sambutan pembuka yang menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun peran pers yang konstruktif.
Ketua PWMOI Malang Raya, Didik Nurtjahjono, SE, dalam sambutannya mengangkat tema “Pers Sehat, Berdaulat, Bangsa Kuat.” Ia menekankan bahwa pers yang sehat adalah pers yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, menjaga independensi, serta mengedepankan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menciptakan ruang informasi yang edukatif dan berimbang. Oleh karena itu, sinergi antarinsan pers harus terus diperkuat, sekaligus mendukung program-program pemerintah yang berpihak pada kepentingan rakyat. “Wartawan bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga bagian dari pembangunan. Kita harus mampu menjadi jembatan yang menghadirkan informasi yang adil, mencerahkan, dan membangun,” ujarnya.
Selain sebagai peringatan HPN, kegiatan santunan kepada santri dan santriwati Yayasan Nurul Izzah menjadi wujud nyata kepedulian sosial PWMOI terhadap masyarakat. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai jalannya acara hingga akhir.
Melalui momentum Hari Pers Nasional 2026 ini, PWMOI Malang Raya berharap semangat profesionalisme dan solidaritas antarwartawan semakin kuat, sehingga pers Indonesia semakin berdaya dan mampu berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang berkeadilan serta bangsa yang tangguh. (Nng)
