Rektor IDB Tandatangani MOU Strategis, Buka Program Magister S2 dan Siap Menuju Universitas

Oleh: ekspos.id 01/08/2026

Kolaborasi dengan Lembaga Pendidikan Darul Ulum Banyuanyar, DPP Peradaban, IAPORIS, Koperasi Syariah NURI Jatim, dan PT Bawang Mas Group Perkuat Ekosistem Pendidikan Pesantren

Ekspos.id, Pamekasan, – Institut Darul Banyuanyar (IDB) kembali menorehkan langkah strategis dalam memperkuat pengembangan pendidikan tinggi berbasis pesantren. Pada momentum pembukaan Program Magister (S2), Rektor IDB, RKH. Solehuddin Al-Ayyubi Muhammad, M.A., menandatangani sejumlah nota kesepahaman (MoU) dengan berbagai lembaga dan mitra strategis sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama demi peningkatan mutu pendidikan.

Penandatanganan MoU dilakukan bersama Lembaga Pendidikan Darul Ulum Banyuanyar, Ketua DPP Peradaban, Intelektual Association for Islamic Studies (IAPORIS), Manager Utama Koperasi Syariah NURI Jawa Timur Ahmad Muhlisin, M.H., serta CEO PT Bawang Mas Group H. Her (H. Khairul Umam).

Kerja sama tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat dalam pengembangan pendidikan, riset, pemberdayaan ekonomi, penguatan sumber daya manusia, hingga penyediaan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.

Dalam sambutannya, RKH. Solehuddin Al-Ayyubi Muhammad menegaskan bahwa IDB berkomitmen memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada generasi muda untuk mengenyam pendidikan tinggi.

“Mahasiswa yang memiliki prestasi akan mendapatkan kesempatan memperoleh beasiswa, baik untuk jenjang Sarjana (S1) maupun Program Magister (S2). Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak bangsa untuk menuntut ilmu,” ungkapnya.

Rektor juga memaparkan bahwa saat ini Institut Darul Banyuanyar memiliki sejumlah program studi yang telah memperoleh akreditasi baik, yaitu:

# Pendidikan Agama Islam (PAI)-Terakreditasi Baik Sekali.

# Hukum Keluarga Islam (HKI)-Terakreditasi Baik.

# Ekonomi Syariah-Terakreditasi Baik.

# Manajemen Pendidikan Islam (MPI)-Terakreditasi Baik.

# Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) – Terakreditasi Baik.

# Bahasa dan Sastra Arab (BSA)-Terakreditasi Baik.

# Hukum Tata Negara (HTN) – Terakreditasi Baik.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa IDB tengah mempersiapkan transformasi menjadi Universitas Darul Ulum Banyuanyar. Salah satu cita-cita besar yang tengah diwujudkan adalah membuka Fakultas Kedokteran.

“Insya Allah, ketika nanti telah resmi menjadi Universitas Darul Ulum Banyuanyar, kami akan membuka Program Studi Kedokteran. Ini merupakan amanah yang diwariskan oleh Abah kami, Almarhum RKH. Muhammad Syamsul Arifin, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar. Amanah itu akan terus kami perjuangkan demi kemajuan umat dan pendidikan,” tuturnya.

RKH. Solehuddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, para simpatisan, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan kampus IDB.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh alumni dan para simpatisan yang telah membantu berdirinya serta pembangunan kampus Institut Darul Banyuanyar. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan panjenengan semua dan kita senantiasa mendapatkan keberkahan dari para pendiri Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar,” ucapnya.

Menutup sambutannya, RKH. Solehuddin Al-Ayyubi Muhammad mengajak seluruh keluarga besar pesantren untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat sinergi dalam membangun lembaga pendidikan yang unggul.

“Pesantren akan terus maju apabila seluruh keluarga besar, alumni, dan masyarakat berjalan bersama dalam satu cita-cita. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi jalan lahirnya peradaban Islam yang lebih baik,” pungkasnya.

Dengan penandatanganan sejumlah MoU tersebut, Institut Darul Banyuanyar menegaskan komitmennya untuk menjadi pusat pendidikan tinggi Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kepesantrenan. Kolaborasi antara dunia pendidikan, organisasi intelektual, lembaga ekonomi syariah, dan sektor dunia usaha diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta daya saing di tingkat nasional maupun internasional. (fiqi)