Selamat dan Sukses! Fathor Rofiq Raih Guru Teladan Terbaik I Kemenag Award Pamekasan 2026 di Momentum HAB ke-80

Oplus_131072

Ekspos.id, Pamekasan, — Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 tahun 2026 menjadi momentum penuh makna bagi dunia pendidikan madrasah di Kabupaten Pamekasan. Ketua Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) Kecamatan Pegantenan, Fathor Rofiq, resmi dinobatkan sebagai Guru Teladan Terbaik I Kemenag Award Pamekasan 2026.

Penghargaan bergengsi tingkat kabupaten ini diberikan oleh Kantor Kementerian Agama Pamekasan kepada guru-guru terbaik yang dinilai memiliki dedikasi tinggi, integritas kuat, serta inovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Terpilihnya Fathor Rofiq menjadi bukti bahwa kualitas guru MI di Pegantenan mampu tampil unggul dan inspiratif.

Sebagai Ketua KKGMI Pegantenan, Fathor Rofiq dikenal aktif menggerakkan peningkatan kompetensi guru, memperkuat kualitas pembelajaran, serta menanamkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan kepada peserta didik. Berbagai program pembinaan guru yang digagasnya telah memberi dampak positif terhadap kemajuan madrasah-madrasah di wilayah Pegantenan.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh guru madrasah, khususnya keluarga besar KKGMI Pegantenan. Ini adalah hasil kerja bersama,” ujar Fathor Rofiq usai menerima penghargaan.

Ucapan selamat dan apresiasi pun mengalir dari para kepala madrasah, tokoh pendidikan, hingga jajaran Kemenag, termasuk ketua Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Pamekasan. Cak Ma’el Ketua KJJT Pamekasan menilai Fathor Rofiq layak menjadi teladan karena ketekunan, ketulusan, dan komitmennya dalam membangun pendidikan madrasah yang berkualitas.

Kemenag Award Pamekasan 2026 yang digelar dalam rangka HAB ke-80 ini menjadi simbol kuat bahwa Kementerian Agama terus mendorong lahirnya pendidik-pendidik inspiratif yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membentuk karakter generasi bangsa.

Dengan diraihnya predikat Guru Teladan Terbaik I KEMENAG AWARD tahun 2026, Fathor Rofiq kini menjadi kebanggaan Pegantenan dan Pamekasan. Prestasi ini diharapkan mampu memotivasi para guru lainnya untuk terus berinovasi dan mengabdi dengan sepenuh hati demi masa depan pendidikan Indonesia. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *