Ekspos.id, Pamekasan, — Penolakan terhadap pembangunan toko modern kembali terjadi di wilayah Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan. Ratusan warga mendatangi lokasi pembangunan toko modern di Desa Potoan Laok, Rabu (7/10/2026).
Aksi penolakan tersebut berlangsung di tengah kerumunan warga. Situasi semakin menjadi perhatian masyarakat setelah sebuah alat berat (bego) melakukan pembongkaran pada bagian depan bangunan toko modern yang sedang dalam proses pembangunan.
Aktivitas pembongkaran tersebut sontak menjadi tontonan warga maupun para pengendara yang melintas di jalan sekitar lokasi. Warga tampak berkumpul menyaksikan proses pembongkaran sebagai bentuk penolakan terhadap keberadaan toko modern tersebut.
Sebelumnya, sejumlah tokoh masyarakat disebut telah menyampaikan peringatan dan keberatan terkait rencana pembangunan toko modern di wilayah Palengaan. Penolakan itu salah satunya dilatarbelakangi kekhawatiran terhadap kondisi perekonomian masyarakat setempat.
Warga dan tokoh masyarakat menilai keberadaan toko modern perlu mempertimbangkan kondisi pelaku usaha kecil, pedagang tradisional, serta pelaku UMKM yang selama ini menggantungkan perekonomian dari aktivitas perdagangan di desa.
Menurut warga, pembangunan toko modern di tengah keberadaan usaha masyarakat dikhawatirkan dapat memengaruhi keberlangsungan usaha kecil dan mengganggu stabilitas ekonomi lokal.
Puncak penolakan kemudian ditandai dengan pembongkaran bagian depan bangunan toko modern yang dilakukan menggunakan alat berat di hadapan warga.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pengelola atau pemilik bangunan terkait aksi penolakan dan pembongkaran tersebut.
Warga berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui dialog antara masyarakat, pemerintah desa, pemerintah daerah, serta pihak pengelola dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku dan kondisi perekonomian masyarakat setempat.