Zainuddin Syarif: DPP Peradaban Berhasil Bentuk 34 DPW dan 2 DPLN, Siap Perluas Jaringan Alumni Banyuanyar hingga Dunia
Ekspos id, Pamekasan, — Kepemimpinan Prof. Dr. Zainuddin Syarif sebagai Ketua Umum DPP Peradaban mencatat capaian penting dalam pengembangan organisasi alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar. Hingga saat ini, DPP Peradaban telah berhasil membentuk 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di seluruh Indonesia serta 2 Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) di Malaysia dan Arab Saudi.
Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Zainuddin Syarif saat memberikan sambutan pada acara Penutupan Pena Santri 2026 yang berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) di Lapangan Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Potoan Daya, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.
Di hadapan ribuan peserta dan alumni, Zainuddin menegaskan bahwa dirinya siap menerima keputusan pengasuh pesantren terkait keberlanjutan kepemimpinan di DPP Peradaban.
“Kalau kami ditunjuk langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar untuk melanjutkan amanah sebagai Ketua Umum DPP Peradaban, maka kami pasrah dan manut terhadap dawuh pengasuh,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa membesarkan sebuah organisasi hingga memiliki jaringan nasional bahkan internasional bukanlah pekerjaan mudah. Dibutuhkan pengorbanan besar, baik tenaga, waktu, maupun pemikiran, agar organisasi terus berkembang dan memberikan manfaat bagi para alumni.
Menurutnya, Peradaban sebagai organisasi persatuan alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar memiliki potensi yang sangat besar karena alumni Banyuanyar telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia bahkan di berbagai negara.
Karena itu, ia berharap pengembangan organisasi tidak berhenti pada 34 DPW dan 2 DPLN saja. Ke depan, jaringan Peradaban diharapkan mampu menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia serta memperluas kiprah internasional melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Semoga ke depan Peradaban semakin maju, semakin sukses, memperluas jaringan internal antaralumni, sekaligus memperbanyak jaringan eksternal sebagai mitra strategis Peradaban,” katanya.
Zainuddin juga mengajak seluruh alumni dan simpatisan Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar untuk memberikan kontribusi nyata demi kemajuan organisasi.
“Kami mengharapkan sumbangsih pemikiran, gagasan, dan partisipasi dari seluruh alumni serta para simpatisan. Peradaban adalah milik bersama yang harus kita besarkan bersama,” tuturnya.
Dengan terbentuknya 34 DPW di seluruh Indonesia dan dua kepengurusan luar negeri, DPP Peradaban optimistis mampu memperkuat ukhuwah alumni, memperluas jejaring kolaborasi, serta menjadi wadah strategis dalam pengembangan sumber daya alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar di tingkat nasional maupun internasional. (fiqi)