
Ekspos.id, Sampang – Sekitar 10:00 wib tiga pria yaitu Moh Basor (50 th), Ach Fausi (50 th) dan Agus Mulyadi (30 th), warga Jl.Panji Laras, Dusun Tagarun, Kelurahan Polagan, Sampang yang masih satu keluarga ditemukan tidak bernyawa saat bekerja di tambak, Selasa (21/02/2023).
Sementara Kapolres Sampang AKBP Siswantoro S.IK, MH, melalui Kapolsekta Sampang AKP Tomo menyatakan, penemuan tiga orang pria dalam keadaan meninggal dunia, di area tambak ikan bandeng itu, sekira pukul 10:00 wib, ditemukan oleh keluarganya sendiri.
“Ketiga korban masih satu keluarga /family yaitu Moh Basor (50 th), Ach Fausi (50 th) dan Agus Mulyadi (30 th). Dan korban asal warga Jl.Panji Laras, Dusun Tagarun, Kelurahan Polagan, Sampang,” ungkapnya.
Tomo juga mengungkapkan, awal mula ditemukan jasad ketiga korban, bermula saat Gufron (keponakan korban) hendak menyusul paman dan sepupunya ke tambak, karena mau memperbaiki tangkis tambak ikan yang bocor.
“Namun, saat berada di area tambak, keponakannya tidak bertemu dengan kedua paman dan sepupunya. Dia hanya menemukan sandal, topi dan celana milik korban di pinggiran tambak,” jelas Tomo.
Saat itu juga, kata Tomo, keponakannya tersebut mencarinya, lantas menemukan jasad para korban dalam keadaan mengambang, didekat tembelan tangkis tambak.
“Spontan, keponakannya ini terkejut dan berteriak meminta pertolongan warga yang sedang bekerja di sekitar tambak. Setelah itu, jasad para korban dievakuasi ke rumah duka,”ungkapnya.

Sementara dugaan terjadinya korban meninggal dunia di akibat kecelakaan kerja. Pihak keluarga korban juga tidak bersedia, membuat laporan polisi, mereka menerima kalau kejadian itu kecelakaan kerja,” ucapTomo.
Bahkan pihak keluarga korban keberatan dan tidak bersedia terhadap mayat korban dilakukan autopsi, untuk dimintakan visum et repertum (VER), supaya mengetahui penyebab kematian.
“Namun, rencananya kami melakukan penyelidikan lebih lanjut, agar mendapatkan fakta-fakta terkait dengan peristiwa tersebut, untuk memastikan ada tidaknya peristiwa pidana,” ucapnya.(Elly)
