Ekspos.id, Bondowoso – Anggota DPRD Bondowoso, Tohari ingin mengubah nasib pemulung menjadi pengusaha daur ulang, dengan cara menyerahkan alat usaha kepada para pemulung di sejumlah desa di Kecamatan Jambesari Darussholah.
Langkah ini diambil setelah banyak menerima aspirasi masyarakat bahwa mereka selama ini tak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.
Setelah itu Tohari kemudian menganggarkan melalui anggaran Pokok Pikiran (Pokir) Dewan.
“Saya ingin menjadikan mereka sebagai pengusaha daur ulang, Mereka tak boleh lagi menjadi pemulung,” ujarnya
Beliau juga menjelaskan bahwa para pemulung ini memiliki semangat kerja tinggi, dari hasil kerja mereka, rata rata tiap bulan mereka mendapatkan keuntungan 3-4 juta sebulan, usai menyerahkan bantuan kepada warga di Ponpes Darul Huda, Desa Pengarang, kecamatan Jambesari Darussholah.
“Jika mereka nanti menjadi pengusaha daur ulang, tentu keuntungan mereka bisa bertambah,” ujarnya.
Saat ini, Tohari juga sedang menginisiasi untuk mensejahterakan masyarakat melalui banyak program dan terobosan.
Beliau yakin bahwa sekalipun dana yang disalurkan tidak banyak, jika masyarakat didorong untuk memiliki usaha kolaborasi, maka akan lahir pengusaha baru dan ekonomi akan semakin meningkat.
“Belanja ke toko tetangga harus kita dorong agar ekonomi di tingkat desa bergerak dan berputar sehingga ekonomi mikro ini berjalan,” tegasnya
Politisi PKB ini memang punya banyak ide untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi.
“Masyarakat harus kita dorong agar semangat dalam menghidupi keluarga. Pemerintah juga harus ikut andil dalam meningkatkan ekonomi dan membuka akses ekonomi kerakyatan sehingga mereka bisa mandiri dalam ekonomi,” pungkasnya.(Eko)
