
Ekspos.id, Sampang – Jum’at (05/06/2026), Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, resmi melantik Andi Andrian Hasan sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn.
Dimana pelantikan dilaksanakan diperinggitan Pendopo Trunojoyo Sampang, dihadiri Sekretaris daerah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Kepala BPKAD, Kepala BKPSDM, jajaran manajemen rumah sakit, serta tenaga kesehatan kabupaten Sampang.
Dalam sambutannya, Bupati H. Slamet Junaidi menegaskan bahwa rumah sakit daerah harus menjadi institusi pelayanan yang sehat, profesional, dan mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Ia meminta seluruh unsur di lingkungan RSUD dr. Mohammad Zyn untuk mengedepankan kekompakan, kolaborasi, dan semangat melayani demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,”tegas Bupati H Slamet Junaidi dalam sambutannya, Jum’at (05/06/2026).
Bupati juga menyebutkan, kalau rumah sakitnya sehat, maka pelayanannya juga akan optimal. Jangan berjalan sendiri-sendiri. Semua memiliki fungsi dan tugas masing-masing.
Saya berharap direktur yang baru mampu membangun kebersamaan dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat,”tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan rumah sakit tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kepuasan masyarakat yang mendapatkan pelayanan cepat, ramah, dan profesional.
Dan perlu diperhatikan juga pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan fasilitas kesehatan secara maksimal,”ucapnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang yang baru dilantik, Andi Andrian Hasan, menyatakan komitmennya untuk melakukan berbagai terobosan strategis.
Salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan business process re-engineering atau penataan ulang alur pelayanan guna mengurangi antrean dan penumpukan pasien yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
“Kami akan mengubah alur pelayanan agar lebih efektif dan efisien.
Satpam, resepsionis, dan petugas pelayanan akan diberikan pengetahuan tambahan mengenai seluruh layanan rumah sakit sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi dan arahan yang tepat sejak pertama datang,” ujar Andi Andrian Hasan.
Tidak hanya fokus pada pelayanan, pihaknya juga berencana memperkuat kerja sama dengan berbagai institusi kesehatan untuk memperbarui teknologi medis, meningkatkan kompetensi dokter dan tenaga kesehatan, serta membuka peluang investasi alat kesehatan modern.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjadikan RSUD dr. Mohammad Zyn sebagai rumah sakit rujukan yang semakin kompetitif.
Lebih lanjut, Andi menegaskan bahwa budaya pelayanan yang humanis akan menjadi prioritas utama selama masa kepemimpinannya.
Ia bahkan berencana melibatkan pihak ketiga untuk melakukan asesmen terhadap tenaga keperawatan guna memastikan seluruh pasien mendapatkan pelayanan yang ramah, profesional, dan penuh empati.
“Pasien datang dalam kondisi sakit dan panik, sehingga mereka harus disambut dengan sikap yang baik. Rumah sakit ini bergerak di bidang hospitality kesehatan, sehingga pelayanan yang humanis menjadi kunci utama,” pungkasnya.
