Ekspos.id, Pamekasan – Komisi IV DPRD Pamekasan menyoroti rendahnya serapan anggaran pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan. Kondisi tersebut dinilai sebagai indikator belum optimalnya pelaksanaan program yang telah direncanakan dalam tahun anggaran berjalan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Sorotan itu disampaikan dalam rapat evaluasi bersama jajaran Disdikbud. Komisi IV menilai lambatnya realisasi anggaran mencerminkan lemahnya eksekusi program, sehingga sejumlah kegiatan yang seharusnya telah berjalan belum memberikan manfaat secara maksimal kepada masyarakat.
“Rendahnya serapan anggaran menunjukkan bahwa pelaksanaan program belum berjalan sesuai target. Ini harus menjadi perhatian serius agar tidak berdampak pada kualitas layanan pendidikan di Pamekasan,” ujar salah satu anggota Komisi IV.
Komisi IV meminta Disdikbud segera melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan, memperbaiki tata kelola perencanaan, serta meningkatkan koordinasi internal agar seluruh program yang telah dianggarkan dapat direalisasikan tepat waktu.
Selain itu, dewan mengingatkan agar keterlambatan penyerapan anggaran tidak terus berulang karena dapat menghambat pembangunan sektor pendidikan, termasuk peningkatan sarana dan prasarana, kualitas tenaga pendidik, serta pelayanan kepada peserta didik.
Sementara itu, pihak Disdikbud Pamekasan diharapkan segera memberikan penjelasan terkait penyebab rendahnya serapan anggaran dan langkah-langkah yang akan ditempuh untuk mempercepat realisasi program pada sisa tahun anggaran.
Komisi IV DPRD Pamekasan menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap kinerja organisasi perangkat daerah, khususnya di bidang pendidikan, agar penggunaan anggaran daerah benar-benar efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
( Nwg)