Ekspos.id, Bondowoso – Bimtek Jurnalis resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bondowoso H. Irwan Bachtiar Rachmat, S.E., M.Si. yang akan berlangsung selama dua hari dan diikuti kurang lebih puluhan wartawan di Kabupaten Bondowoso.
Wabup Bondowoso H. Irwan Bachtiar juga menegaskan bahwa setiap wartawan tidak boleh menyampaikan hal tidak benar atau hoax.
“Saya tidak ingin teman jurnalis menyalahgunakan profesinya dalam penulisan berita, yang dalam penulisan beritanya tidak sesuai fakta integritas dalam tulisan, apabila ada pesan pesan dari pihak lain, sampaikan jika itu benar sampaikan jika itu salah itu adalah tugas wartawan profesional karena menjaga keutuhan NKRI juga termasuk salah satu tugas wartawan,” tegasnya. Kamis (30/12/2021).
Wakil bupati juga berharap untuk wartawan di Bondowoso setiap tahunnya harus ada progres dan memiliki sertifikat UKW.
“Saya sudah sampaikan kepada kadis Kominfo untuk dianggarkan untuk UKW harus ada progres, karena sekian banyak wartawan masih puluhan yang mengikuti ukw dan memiliki sertifikat, hal ini dilakukan agar tidak ada lagi kata-kata hanya wartawan abal-abal,” ujar H. Irwan Bachtiar
Mengingat dibukanya acara Bimtek ini bertujuan Untuk Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan insan pers.
Acara bimbingan teknis ini (Bimtek) digelar oleh Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang diisi oleh beberapa narasumber diantaranya Lutfi Hakim selaku ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa timur dan Dewan kehormatan PWI Jawa Timur Djoko Tetuko Abdul Latif.
Berkaitan dengan apa yang disampaikan oleh pemateri tidak lepas dari undang-undang pers, kode etik Jurnalistik, dasar-dasar yang menjadi pedoman bagi seorang jurnalis, dan dasar-dasar yang menjadi pokok pelaksanaan UKW.
“Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar bimbingan teknis (Bimtek) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Jurnalistik”.
Acara ini dilaksanakan di ballroom hotel Ijen view, Tamansari Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso. Tutupnya. (EKO)
