Bupati Pamekasan Bersama BIP Santuni Tukang Becak, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan

Ekspos.id, Pamekasan, — bersama Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) menggelar kegiatan santunan bagi para tukang becak di wilayah Kabupaten Pamekasan di madepa agung Ronggosukowati (11/03/2026). Kegiatan sosial ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah dan lembaga sosial terhadap masyarakat kecil yang setiap hari berjuang mencari nafkah di jalanan.

Acara yang berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan itu dihadiri ratusan tukang becak. Mereka menerima bantuan berupa santunan dan paket kebutuhan pokok untuk membantu meringankan beban ekonomi, terlebih di bulan suci Ramadhan yang identik dengan semangat berbagi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pamekasan menyampaikan bahwa para tukang becak merupakan bagian penting dari masyarakat yang turut menggerakkan roda perekonomian daerah. Menurutnya, perhatian kepada kelompok pekerja informal seperti tukang becak merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang harus terus dijaga.

“Kita ingin memastikan bahwa keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, termasuk para tukang becak yang setiap hari bekerja keras untuk keluarga mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Founder BIP Ali Zainal Abidin mengungkapkan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bagian dari program sosial BIP yang rutin dilaksanakan, terutama di bulan Ramadhan. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus motivasi bagi para tukang becak.

“Kami ingin hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Tukang becak adalah saudara kita yang harus mendapat perhatian bersama,” katanya.

Para penerima santunan tampak bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh pemerintah daerah dan BIP. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat kecil yang merasakan manfaatnya.

Kegiatan santunan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial tetap hidup di tengah masyarakat Pamekasan. (Fiqi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *