Jayanti Singhasari Di Puncak Acara Resepsi Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang

Ekspos.id, Malang — Resepsi Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang yang digelar di Pendapa Agung, Senin malam (1/12/2025), berlangsung megah dengan sorotan utama pada penampilan sendratari Jayanti Singhasari. Pertunjukan bernuansa sejarah itu berhasil memukau ribuan warga yang hadir, menghadirkan kembali kejayaan Kerajaan Singhasari melalui koreografi, musik tradisional, dan tata artistik yang memikat.

Jayanti Singhasari membuka rangkaian acara dengan suasana panggung yang menggambarkan kemegahan era kerajaan. Penari, penabuh gamelan, serta tata cahaya yang megah menjadikan sendratari ini sebagai highlight yang paling banyak dibicarakan pengunjung. Banyak warga mengabadikan momen ini karena dinilai mampu menghidupkan kembali identitas sejarah Kabupaten Malang.

Bupati Malang Sanusi, yang hadir bersama Wabup Hj. Lathifah Shohib, Kapolres Malang AKBP Danang Setyo Pambudi , DPRD Propinsi Sri Untari , Danlanal Malang Kolonel Laut Agus Hariyanto ,Sekda Budiar, serta para pejabat OPD, menyampaikan apresiasinya terhadap pertunjukan tersebut. Menurutnya, Jayanti Singhasari adalah simbol kekuatan budaya lokal yang harus terus dipromosikan.

“Sendratari ini bukan hanya hiburan, tapi juga pengingat bahwa Kabupaten Malang memiliki akar sejarah besar. Di usia ke-1265 ini, kita ingin budaya lokal semakin dikenal, sekaligus menjadi kebanggaan generasi muda,” ujar Sanusi.

Selain sendratari, resepsi juga diramaikan dengan penampilan Arca Tatasawara, Wayang Krucil khas Gondowangi, serta Ludruk Armada Malang. Seluruh pertunjukan dipilih untuk menegaskan bahwa Kabupaten Malang kaya akan seni tradisi yang berakar kuat pada masyarakatnya.

Kemeriahan semakin terasa ketika Pemerintah Kabupaten Malang menyediakan 4.000 porsi makanan gratis yang langsung diserbu warga. Stan-stan makanan penuh sesak dengan masyarakat yang ingin menikmati kuliner sambil menonton rangkaian acara budaya.

Ketua Panitia Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang, Purowoto, mengatakan bahwa dipilihnya Jayanti Singhasari sebagai pembuka acara bukan tanpa alasan. “Sendratari ini menggambarkan jati diri Kabupaten Malang. Kami ingin masyarakat dapat merasakan kembali spirit Singhasari sebagai bagian dari sejarah kita,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa berbagai kegiatan telah digelar sepanjang bulan November, baik oleh pemerintah maupun masyarakat, sebagai rangkaian peringatan hari jadi. “Puncaknya malam ini, dengan Jayanti Singhasari sebagai penanda bahwa budaya adalah pondasi kekuatan Kabupaten Malang,” ujarnya.

Dengan perpaduan antara budaya, sejarah, dan kebersamaan warga, resepsi Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang tahun ini menjadi salah satu perayaan yang paling berkesan. (Nng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *