Ekspos.id, Sampang- Bulan Agustus merupakan bulan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Dimana setiap tahunnya di bulan ini selalu dipenuhi dengan beragam perayaan khas kemerdekaan sebagai wujud nasionalisme dan rasa cinta terhadap tanah air.
Tahun ini, banyak masyarakat menyambut dan memeriahkan berbagai cara, salah satunya adalah dengan mengadakan kegiatan lomba-lomba dan tasyakuran sebagai bentuk bersyukur dan berdoa kepada para pahlawan dan para pemimpin.
Hal ini, dilakukan warga dilingkungan RT 07/Rw 09 Selong Permai Barat, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura-Jawa Timur, menggelar tasyakuran dan Do’a bersama. Jumat (23/08/2024).

Ketua Rt. 07 Pandi mengatakan, malam tasyakuran menjadi tradisi bagi warga dilingkungan Rt 07 untuk mendoakan para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan RI. Tak ketinggalan, salah satu makanan yang wajib ada di malam tasyakuran adalah sajian tumpeng.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, acara ini dilaksanakan di ruang terbuka, sehingga semua warga dapat mengikutinya. Kegiatan tasyakuran ini warga berkumpul bersama untuk berdoa dan makan bersama. Kebersamaan seperti ini meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan diantara warga,”ucap Ketua RT.
Pandi sagat berterima kasih kepada Tokoh masyarakat, Lurah Gunung Sekar, ketua Rt 01,03,04 yang telah hadir didalam acara Tasyakuran ini, dan tidak lupa juga kepada warga serta para penitia yang ikut mensukseskan dalam acara 17san dengan kegiatan lomba-lomba dari awal sampai akhir dengan acara puncak tasyakuran.
Dia berharap semangat kekeluargaan dan guyub tetap bisa dipertahankan. Karena membangun perlu kebersamaan dan kekompakan. “Terpenting kita juga wajib mendoakan para pahlawan yang telah berkorban harta dan nyawa hingga kita bisa menikmati kemerdekaan,”uangkapnya.

Sementara Lurah Gunung Sekar Bagus juga menyatakan didalam tasyakuran dan kegiatan lomba peringatan Hari Kemerdekaan ini, diharapkan anak-anak dapat mengenang dan menghargai perjuangan para pahlawan serta menumbuhkan rasa cinta tanah air, perlu diwariskan,”ucap Bagus.
Tidak kalah penting saya mengingatkan kepada generasi terutama anak-anak jauhi Narkoba, karena itu merusak segalanya. Carilah kegiatan-kegiatan yang positif yang kiranya meningkatkan prestasinya untuk masa depan yang cerah,”harapnya.
Sementara itu Kh. Syarifuddin Hidayatullah, LC dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa didalam 17 Agustus ini kita bisa memaknai dan mencermati Tetang isi UUD 45 di Alinea II (Kedua) dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa menghantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan mamur.
Dimana kita harus bersyukur dengan melakukan segala hal yang bisa membangun bangsa ini.
Dan ini adalah hari di mana kita mengenang dan menghargai jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang tanpa pamrih. Hari ini juga mengingatkan kita akan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menghadapi berbagai tantangan,”jelasnya.
“Mari kita tetap bersyukur didalam melakukan hal yang kita kerjakan agar apa yang kita dapat berokah dan dapat ridho Allah SWT…amin.
