Ekspos.id, Sampang – Rujak menjadi salah satu kuliner Nusantara yang bisa dinikmati kapan saja. Apalagi jika setelah lebaran Idul Fitri, pasti disetiap warung dipadati oleh pembeli untuk makan ditempat atau dibungkus bawa pulang. Seperti di warung gubuk bambu yang sederhana, kampung Polagan, Kec. Sampang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, setiap hari ramai pembeli walaupun bukan hari besar.
Sejumlah daerah pun menjadikan rujak salah satu makanan khas, termasuk pulau Madura. Madura menjadikan rujak sebagai makanan khas daerahnya. Apalagi dengan cara menikmatinya yang beragam, seperti dengan sayuran atau buah-buahan.
Meski sama-sama rujak, rujak khas Madura ini berbeda. Bumbu rujak khas Madura menggunakan petis ikan, sedikit gula, warna dan manisnya pun berbeda dengan rujak khas jawa, seperti warung rujak Buk Mawaddah di gubuk bambu yang sederhana, kampung Polagan.
Selain bumbu rujaknya, isiannya pun berbeda. Rujak khas Madura memang berbeda rasanya dan nikmat.
Buk Mawaddah penjual rujak memaparkan bahwa warungnya mulai buka kemarin habis sholat Ied ramai pembeli sampai kewalahan untuk melayani pembeli karena semuanya pingin cepat dilayani, Alhamdulillah anakku membantu untuk lebih cepat selesai,”ucap Mawaddah, Kamis (11/04/2024).

Ya…mas
Ramai mulai kemarin sampai saat ini banyak pesanan untuk dibungkus sampai ada yang 25 bungkus ada 20 bungkus dan 15 bungkus lain lagi yang dimakan ditempat,”ucapnya.
Mawaddah juga menyampaikan bahwa rujak kami banyak macem dari Rujak biasa, Rujak mie, rujak buah dan rujak Cingur serta menyedikan lontong mie.
Masalah harga bermacam-macam; kalau rujak biasa, rujak mie 12 ribu, rujak mie + Cingur, rujak Cingur 13 ribu,”jelasnya.
Sementara Mahrus pembeli walau pun menunggu sampai antri menyatakan bahwa rujak disini memang lain enak rasanya apalagi rujak mienya enak sekali, walaupun saya antri sampai menunggu 20 orang aku tetap menunggu saking mau makan rujak disini,”ungkapnya.
Walaupun Warungnya gubuk bambu banyak pembeli berdatangan untuk makan diseni walau hari biasa, apalagi seperti hari ini setelah lebaran pasti antri menunggu,”ucap Mahrus sambil menikmati rujak mie.
